Asian Spectator


The Times

.

Pembersihan Citarum sudah habis-habisan, tapi mengapa sungainya masih kotor?

  • Written by Robby Irfany Maqoma, Editor Lingkungan
Pembersihan Citarum sudah habis-habisan, tapi mengapa sungainya masih kotor?

Sejak 2018, Presiden Joko ‘Jokowi’ Widodo memulai Program Citarum Harum[1] untuk membersihkan Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum secara besar-besaran. DAS ini berhulu dari Kabupaten Bandung hingga Kabupaten Bekasi di Jawa Barat.

Ribuan tentara dikerahkan untuk mengawasi bagian utara Sungai Citarum, sekaligus memberikan hukuman disiplin bagi warga yang membuang sampah sembarangan.

Program tersebut bertujuan untuk memupus citra Citarum sebagai sungai terkotor di dunia[2] versi penelitian lembaga lingkungan Blacksmith Institute pada 2013.

Negara pun telah menggelontorkan lebih dari Rp 1 triliun duit negara[3] untuk Program Citarum Harum – sebagian berasal dari utang. Anggaran dipakai untuk ongkos pembersihan dan normalisasi DAS. Beraneka infrastruktur juga dibangun, seperti fasilitas pengolahan sampah untuk mengurangi pencemaran.

Tiga tahun berselang, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan mengklaim program pembersihan sudah maksimal[4]. Pemerintah tinggal mengawasi aktivitas warga dan juga industri di sekitar sungai.

Dalam episode SuarAkademia kali ini, peneliti Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Muhammad Reza Cordova justru mengabarkan kondisi Sungai Citarum masih tercemar. Hasil riset terbaru[5] Reza dan tim menemukan masih ada polusi mikroplastik, logam berat, hingga limbah tekstil di kawasan DAS Citarum.

Reza juga mengemukakan evaluasinya terhadap program pembersihan Citarum, kebijakan pengelolaan sampah di daerah, hingga modus nakal pembuangan limbah industri. Simak perbincangan selengkapnya di SuarAkademia – ngobrol seru isu terkini, bareng akademisi.

References

  1. ^ Program Citarum Harum (peraturan.bpk.go.id)
  2. ^ sungai terkotor di dunia (www.worstpolluted.org)
  3. ^ lebih dari Rp 1 triliun duit negara (jabar.idntimes.com)
  4. ^ program pembersihan sudah maksimal (maritim.go.id)
  5. ^ Hasil riset terbaru (www.sciencedirect.com)

Authors: Robby Irfany Maqoma, Editor Lingkungan

Read more https://theconversation.com/pembersihan-citarum-sudah-habis-habisan-tapi-mengapa-sungainya-masih-kotor-177367

Magazine

Compressed Air Pipe and Fittings: What Every Australian Industrial Facility Needs to Know

Compressed air is the fourth utility of modern industry, right alongside electricity, gas, and water. Yet despite its critical role in powering everything from pneumatic tools to automated productio...

Common Risks Hidden in Commercial Lease Agreements

Commercial leases are often longer and more complex than tenants expect, and the fine print can carry significant financial and operational consequences over the years that follow. Many business own...

Corporate Secretarial Services in Singapore: Annual Compliance, Key Filings, and Common Mistake

Annual compliance in Singapore should not be treated as a once-a-year administrative event. It is an ongoing governance system that depends on accurate records, timely filings, disciplined approvals...

hacklink hack forum hacklink film izle hacklink z-libraryjojobetjojobetcasibomhousecleaningchantilly-va.lovable.appesim senegalbetparkbetparktelegram下载zlibrary bookscasino en ligneWPS下载IND RUMMYnon gamstop casinosnon gamstop casinos uknon gamstop casinoscasinos not on gamstopcasinos not on gamstopnon gamstop casinojojobetonline gamblinguk casinosuk casinosjojobetjojobet girişjojobet girişnakitbahis