Tes jenis kelamin atlet untuk melarang trasgender justru berisiko menggagalkan perempuan interseks ikut olimpiade
- Written by Ari Berkowitz, Presidential Professor and Graduate Liaison for biology programs; Director, Cellular & Behavioral Neurobiology Graduate Program, University of Oklahoma
Tes jenis kelamin di olahraga elite memiliki sejarah panjang yang tidak konsisten.anton5146/iStock via Getty Images PlusPada 26 Maret 2026, Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengumumkan kebijakan baru bagi kategori lomba perempuan: mewajibkan semua atlet menjalani tes gen SRY (gen yang umumnya ditemukan pada kromosom Y milik laki-laki).
IOC...



