Kapitalisme ketuanan: Mengapa ketimpangan tetap bertahan meski Indonesia sudah demokratis?
- Written by Dr. Aniello Iannone, Indonesianists | Research Fellow at the research centre Geopolitica.info | Lecturer, Universitas Diponegoro
Para petani menggelar aksi duduk di jalan protokol di Jakarta untuk merayakan Hari Buruh.Ahmad Nurur/Shutterstock● Demokrasi tidak otomatis menghapus ketimpangan sosial.
● Elite mempertahankan dominasi lewat narasi stabilitas dan pembangunan.
● Ketimpangan dinormalisasi sebagai harga pertumbuhan ekonomi.
Masyarakat kerap memahami...



