Asian Spectator

Men's Weekly

.

Saat kesalahan karya ilmiah dibiarkan: Penerbit tetap untung, publik yang rugi

  • Written by Douglas Sheil, Professor, Faculty of Environmental Sciences and Natural Resource Management, Wageningen University

● Kesalahan di jurnal ilmiah bisa berdampak besar, tetapi sering lambat dikoreksi.

● Sistem penerbitan akademik yang berorientasi keuntungan acap abai akan kesalahan.

● Diperlukan reformasi agar koreksi cepat dan terbuka dihargai sebagai bagian inti dari sains.


Karya ilmiah yang keliru bukan cuma memenuhi jurnal ilmiah, tapi juga...

Magazine

‘Polyworking’: Ketika 1 pekerjaan tak lagi cukup

● Kenaikan harga kebutuhan setiap tahun memaksa banyak orang mencari pekerjaan tambahan.● Pekerjaan tambahan yang dimaksud tidak hanya sampingan, tapi dilakukan dengan intensitas yang hamp...

Saat kesalahan karya ilmiah dibiarkan: Penerbit tetap untung, publik yang rugi

● Kesalahan di jurnal ilmiah bisa berdampak besar, tetapi sering lambat dikoreksi.● Sistem penerbitan akademik yang berorientasi keuntungan acap abai akan kesalahan.● Diperlukan refo...

Indonesia pimpin Dewan HAM PBB: Prestise global di tengah problem domestik

Logo PBB dan bendera Indonesia.hapelinium/Shutterstock● Kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB sangat ironis di tengah rapor merah penegakan HAM dalam negeri.● Indonesia mencoba menjadi p...