Asian Spectator


The Times

.

Mengenal gangguan spektrum autisme: Pentingnya menghargai keberagaman orang ‘neurodivergent’

  • Written by David Matahari, Dosen Psikologi, Universitas Pelita Harapan

● Gangguan spektrum autisme ditandai dengan kesulitan dalam berinteraksi sosial dan memahami komunikasi nonverbal.

● Orang dengan ‘neurodivergent’ sering disalahpahami, direndahkan, dan dianggap tidak normal.

● Cap negatif tersebut harus dihilangkan dengan mengakui keragaman berpikir dan bernalar mereka.

Kami memiliki seorang teman yang tampak “berbeda dan unik” dari orang umumnya. Saat ini ia tidak memiliki pekerjaan tetap, tapi bukan karena kemampuan kerjanya tidak baik.

Menurut pengamatan kami, ia bekerja dengan cepat, rajin, teliti, dan sangat baik dalam bidang yang ia kuasai. Kemampuannya berpikir juga lebih baik daripada orang umumnya. Teman kami ini bahkan bergelar sarjana dan master dari universitas ternama di dalam dan luar negeri.

Hanya saja, ia kesulitan menyesuaikan diri secara sosial karena perilakunya dianggap tidak lazim. Misalnya, ia memandang wajah lawan bicara secara terus-menerus dengan jarak yang terlampau dekat, mengirim pesan singkat yang tidak diinginkan, hingga langsung mengajak bertemu meski baru mengenal seseorang.

Menurut para ahli psikologi, orang dengan perilaku seperti ini mengalami gangguan spektrum autisme tingkat 1 (termasuk ringan). Gangguan spektrum autisme[1] sering kali ditandai dengan kesulitan dalam berinteraksi sosial dan komunikasi nonverbal, serta punya pola perilaku berulang.

Kamu mungkin pernah melihat kondisi orang neurodivergent[2] (punya keragaman berpikir dan berinteraksi) ini dalam film lokal maupun mancanegara, seperti Aku Jati, Aku Asperger[3], My name is Khan[4], ataupun serial TV the Good Doctor[5].

Pada dasarnya, orang neurodivergent memiliki pikiran, perasaan, dan kebutuhan yang sama seperti kita. Karena itu, kita perlu memahami mereka sebagai individu yang setara.

Ciri-ciri gangguan spektrum autisme

Menurut buku panduan untuk tenaga psikologis[6] (DSM-5-TR), gangguan spektrum autisme ditandai dengan kesulitan mempertahankan suatu hubungan yang membuat mereka mengalami masalah signifikan dalam kehidupan sosial, baik di keluarga, pekerjaan, dan masyarakat.

Kondisi ini menyebabkan orang neurodivergent mengalami tantangan dalam membangun dan mempertahankan hubungan sosial, termasuk dalam menjaga persahabatan.

Sikap dan perilaku mereka cenderung terlihat “tidak lazim” di mata orang umumnya. Perilaku mereka dapat menjadi “masalah” bagi orang sekitar karena dianggap tidak sopan, egois, dan melanggar norma sosial.

Misalnya, mereka sulit menempatkan diri sehingga melontarkan pernyataan yang tidak pantas secara sosial. Atau sulit tersenyum[7], serta berbicara dengan intonasi dan ekspresi datar.

Neurodiversitas mengakui keberagaman cara berpikir dan berinteraksi setiap manusia.
Neurodiversitas mengakui keberagaman cara berpikir dan berinteraksi setiap manusia. Double Brain / Shutterstock[8]

Perilaku masing-masing orang neurodivergent dengan autisme pun sangat bervariasi, di antaranya:

  • Punya kebiasaan yang kaku, detail, dan terperinci dalam aktivitas harian.
  • Sulit menutupi emosi negatif sehingga bisa langsung marah ketika dipaksa melakukan hal yang tidak disukai atau melanggar area pribadi mereka.
  • Sulit berbasa-basi.

Kondisi ini membuat mereka terkadang menjadi pusat perhatian di ruang publik. Ragam perilaku yang tampak tersebut dapat membuat mereka terkucilkan secara sosial dan kesulitan berfungsi di masyarakat.

Memahami orang ‘neurodivergent’

Orang neurodivergent dengan gangguan spektrum autisme selama ini merasa sering disalahpahami[9], direndahkan, dan dianggap sebagai orang yang tidak normal.

Misalnya, mereka sering dicap tidak memiliki empati[10]. Padahal, orang neurodivergent juga mampu memahami perasaan orang lain[11] dan membayangkan diri mereka berada di posisi tersebut.

Mereka juga ingin diterima oleh lingkungan sekitar dan berfungsi dalam masyarakat, baik dalam kehidupan sosial maupun pekerjaan.

Read more: Bagaimana seharusnya memperlakukan anak dengan autisme?[12]

Karena itu, upaya untuk menerima[13], menghargai, dan merangkul mereka dengan apa adanya akan sangat berarti dan membahagiakan orang neurodivergent dan keluarganya.

Di dunia psikologi dan kesehatan mental, upaya ini dilakukan lewat gerakan neurodiversitas[14] yang mengakui keragaman proses berpikir dan bernalar manusia. Gerakan ini mendorong masyarakat untuk menyebut individu yang memiliki perbedaan cara berpikir (termasuk gangguan spektrum autisme) sebagai orang neurodivergent.

Dengan begitu, mereka tidak lagi dicap negatif sebagai seseorang yang tidak normal, punya gangguan, ataupun kelainan.

Jenis-jenis 'neurodivergent'.
Jenis-jenis ‘neurodivergent’. Double Brain / Shutterstock[15]

Bagaimana bersahabat dengan orang ‘neurodivergent’?

Mengakui keberagaman orang neurodivergent, berarti harus bersedia menyesuaikan diri dengan mereka, termasuk dalam berkomunikasi.

Orang neurodivergent dengan gangguan spektrum autisme kesulitan untuk memahami isyarat-isyarat nonverbal dari kita. Ini membuat mereka sering merasa terisolasi dan kesepian.

Read more: Tes IQ tidak bisa mengukur 'fleksibilitas kognitif' -- kunci sesungguhnya dari kemampuan belajar dan kreativitas[16]

Bagi orang neurodivergent, pendekatan langsung dan jelas dalam berkomunikasi dapat membantu mengurangi kebingungan dan meningkatkan kualitas interaksi.

Selain itu, kita bisa melakukan sejumlah hal:

  • Memahami kebiasaan-kebiasaan mereka dan hal-hal yang tidak mereka sukai.
  • Menunjukkan sikap menghargai dan menerima, baik dalam interaksi sosial dan personal.
  • Memberikan nasihat dan membimbing mereka.

Perlu diingat, perubahan keterampilan sosial orang neurodivergent ke arah yang positif mungkin akan sangat kecil terjadi dan membutuhkan waktu lama. Bahkan bisa juga tidak terjadi sama sekali.

Namun, kita tetap harus berupaya memahami dan berkomunikasi dengan mereka agar orang neurodivergent semakin paham dan bisa beradaptasi dengan kita.

References

  1. ^ Gangguan spektrum autisme (bpspsychub.onlinelibrary.wiley.com)
  2. ^ orang neurodivergent (www.health.harvard.edu)
  3. ^ Aku Jati, Aku Asperger (www.imdb.com)
  4. ^ My name is Khan (www.imdb.com)
  5. ^ the Good Doctor (www.imdb.com)
  6. ^ buku panduan untuk tenaga psikologis (psycnet.apa.org)
  7. ^ sulit tersenyum (www.chp.gov.hk)
  8. ^ Double Brain / Shutterstock (www.shutterstock.com)
  9. ^ merasa sering disalahpahami (link.springer.com)
  10. ^ sering dicap tidak memiliki empati (link.springer.com)
  11. ^ memahami perasaan orang lain (www.liebertpub.com)
  12. ^ Bagaimana seharusnya memperlakukan anak dengan autisme? (theconversation.com)
  13. ^ upaya untuk menerima (link.springer.com)
  14. ^ gerakan neurodiversitas (link.springer.com)
  15. ^ Double Brain / Shutterstock (www.shutterstock.com)
  16. ^ Tes IQ tidak bisa mengukur 'fleksibilitas kognitif' -- kunci sesungguhnya dari kemampuan belajar dan kreativitas (theconversation.com)

Authors: David Matahari, Dosen Psikologi, Universitas Pelita Harapan

Read more https://theconversation.com/mengenal-gangguan-spektrum-autisme-pentingnya-menghargai-keberagaman-orang-neurodivergent-261397

Magazine

Common Risks Hidden in Commercial Lease Agreements

Commercial leases are often longer and more complex than tenants expect, and the fine print can carry significant financial and operational consequences over the years that follow. Many business own...

Corporate Secretarial Services in Singapore: Annual Compliance, Key Filings, and Common Mistake

Annual compliance in Singapore should not be treated as a once-a-year administrative event. It is an ongoing governance system that depends on accurate records, timely filings, disciplined approvals...

Why Early Protection of Intellectual Assets is Critical

For many businesses, intellectual assets are among the most valuable things they own, yet they're often the last to receive formal legal protection. A brand name or a proprietary process can represe...

hacklink hack forum hacklink film izle hacklink z-libraryGrandpashabetGrandpashabetholiganbet giriş爱思助手下载telegram下载jojobet girişgrandpashabetgrandpashabet twiter xmadridbettelegram webroyalbet girişkingroyaldeneme bonusu veren sitelertarafbetgrandpashabetdeneme bonusuagen bolagrandpashabetgrandpashabetcasibomnakitbahisjojobetjojobet