Asian Spectator

Men's Weekly

.

Riset: selain diskriminatif, bahasa politik pemerintah justru perburuk penanganan COVID-19

  • Written by Fariz Alnizar, Associate professor at Nahdlatul Ulama University of Indonesia and Ph.D in Linguistic. His research interests include language, power, and religious issues, Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA)
Riset: selain diskriminatif, bahasa politik pemerintah justru perburuk penanganan COVID-19Sidak protokol kesehatan oleh Satpol PP Badung di Bali.Fikri Yusuf/Antara Foto

Sadar atau tidak, narasi yang dibangun oleh pemerintah Indonesia dalam kampanye kebijakan penanggulangan COVID-19 dipenuhi oleh rekayasa dan metafora yang bertujuan untuk menciptakan kondisi masyarakat yang tenang, tidak panik, dan tidak cemas.

Sayangnya, penggunaan...

Magazine

Kangen Lebaran masa kecil: Ada ketimpangan di balik nostalgia hari raya

Ilustrasi keluarga sedang memasak untuk menyambut Lebaran.Anom Harya/Shutterstock● Jelang Lebaran, banyak konten di media sosial yang membangkitkan ingatan indahnya Ramadan di masa kecil kita.&#...

Misteri dalam prasasti: Bagaimana perangkat lunak beralgoritma ‘membaca’ batu Singapura

Batu Singapura yang masih menyisakan teka-teki hingga kini.wikipedia.org, CC BY● Perangkat lunak ‘Read-y Grammarian’ menggunakan algoritma komputasi untuk merekonstruksi teks pada ba...

Mengapa ratusan hiu paus terdampar di Selatan Jawa dalam 13 tahun terakhir? Riset kami temukan jawabannya

Penanganan hiu paus terdampar di Purworejo, Senin (8/12/2025)Arief Nugroho/Sealife Indonesia, CC BY-NC● Populasi hiu paus di Indo-Pasifik menurun tajam, diperparah dengan banyaknya kasus hiu pau...