Asian Spectator

Men's Weekly

.

Dua tahun pandemi: layanan informasi COVID-19 pemerintah tidak ramah penyandang disabilitas

  • Written by Lutfi Amiruddin, dosen dan peneliti bidang Sosiologi Lingkungan dan Studi Kebencanaan di Prodi S1 Sosiologi, FISIP, UB; staf di PSLD UB, Universitas Brawijaya
Dua tahun pandemi: layanan informasi COVID-19 pemerintah tidak ramah penyandang disabilitasGuru Tuna Grahita Sekolah Luar biasa (SLB) mengetik tulisan dengan aplikasi khusus difabel di telepon genggam di SLB Negeri Kabupaten Batang, Jawa Tengah, 30 November 2021.ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra/hp

Penyandang disabilitas merupakan kelompok marjinal yang sangat rentan pada masa pandemi Covid-19. Kelompok ini sangat perlu mendapatkan...

Magazine

Cracking the code: How a “prediction machine” is resurrecting the Singapore Stone

Singapore Stonewikipedia.org, CC BYSeveral years ago, my linguistic research team and I began developing a computational tool we call ‘Read-y Grammarian’. Our goal was to reconstruct the h...

Transisi energi berkeadilan: benar nyata atau hanya jargon semata?

TomFisk?Pexels, CC BYDunia memang sedang bergerak menuju energi yang lebih hijau demi kelestarian Bumi. Namun di lain sisi, ada jutaan pekerja yang menggantungkan hidup dari industri ekstraktif, seper...

Gaya maskulin pemerintah memulihkan bencana Sumatra: Hanya mau mengatur, tapi enggan menafkahi dan melindungi

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau posko pengungsi di MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada 13 Desember 2025.Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden● Dalam penanganan bencana, n...