Asian Spectator

Men's Weekly

.

Berlayar ke selatan: mengapa nelayan Indonesia mengambil risiko besar berlayar ke perairan Australia

  • Written by Dedi Supriadi Adhuri, Researcher at Culture and Society Research Center, Indonesian Institute of Sciences (LIPI)
Berlayar ke selatan: mengapa nelayan Indonesia mengambil risiko besar berlayar ke perairan AustraliaPerahu layar Lambo di Scott ReefAuthor provided

Ini bukanlah tahun yang baik bagi para nelayan Indonesia, yang nenek moyangnya telah berlayar selama berabad-abad ke perairan Australia. COVID-19 berdampak negatif pada kehidupan mereka. Harga ikan menurun drastis, dan penyakit yang dikenal sebagai ais-ais muncul kembali di rumput laut yang mereka...

Magazine

Diplomasi mendadak Prabowo jadi mediator AS - Iran: Langkah berani atau cari panggung?

(DPN)● Rencana Prabowo mediasi Amerika-Iran memicu keraguan.● Prabowo seakan ingin berperan seimbang untuk bertahan dari tekanan dari luar dan dalam negeri .● Tanpa daya tawar, media...

Masa depan padel: Antara gengsi atau turun kelas agar tren ini langgeng

● Padel sedang menjadi tren teratas aktivitas kaum urban sejak beberapa tahun terakhir.● Padel sudah menjelma sebagai validasi gaya hidup modern pemainnya.● Tren main padel akan sege...

The world’s largest climate finance deal was built to flounder: why funding fails to reach the front-line

Adopted in December 2015, the Paris Agreement commits countries to keeping global temperature rise below 2°C above pre-industrial levels. All 195 signatories set their own plans to meet this share...