Malas di dunia kerja tak selamanya buruk—mari keluar dari ekspektasi yang muluk-muluk
- Written by Katrien Devolder, Director of Public Philosophy, Professor of Applied Ethics, University of Oxford
Ground Picture/ShutterstockSebagai anak muda, kamu mungkin pernah disebut pemalas oleh generasi yang lebih senior. Kadang, kita jadi berpikir, mungkin kita memang pemalas. Akhirnya kita merasa bersalah saat sedang tak produktif. Bahkan berpura-pura produktif agar tak dikira malas.
Tenang, kamu tak sendirian. Meragukan produktivitas diri sendiri...




