Mengapa memilih bertahan? Riset temukan bias kognitif di balik kekerasan dalam pacaran
- Written by Anhar Dana Putra, Senior lecturer, Politeknik STIA LAN Makassar
Ilustrasi kekerasan dalam pacaran.Tinnakorn jorruang/ShutterstockTrigger warning: Artikel ini ini mengandung konten kekerasan eksplisit yang dapat memicu perubahan kondisi emosi dan mental pembaca.
Hubungan asmara seharusnya menjadi ruang untuk mendapatkan dan mengeksplorasi hal-hal positif, seperti kebahagiaan, perhatian dan rasa aman. Faktanya,...




