Asian Spectator

Men's Weekly

.

Curious Kids: Mengapa kita merasa gatal ketika digigit nyamuk?

  • Written by Cameron Webb, Clinical Associate Professor and Principal Hospital Scientist, University of Sydney

Ketika kita digigit nyamuk, mengapa rasanya sangat gatal? – James Dowling, umur 10, Melbourne, Australia.

Curious Kids: Mengapa kita merasa gatal ketika digigit nyamuk?

Saya memikirkan ini sepanjang waktu, James. Saya merasa seperti digigit nyamuk lebih banyak setiap musim panas dibanding orang lain yang saya kenal!

Menariknya, tidak semua nyamuk menggigit. Hanya betina yang menggigit kita karena mereka membutuhkan darah. Ini adalah makanan terbaik untuk dimakan nyamuk jika mereka ingin bertelur. Beberapa nyamuk betina dapat bertelur ratusan selama hidup mereka.

Read more: Curious Kids: What causes windy weather?[1]

Nyamuk yang menggigit menemukan targetnya dengan mengikuti jejak karbon dioksida yang dihirup. Ketika mereka mendekati kita, mereka mengendus bau di kulit kita. Bau ini bisa berasal dari bahan kimia dalam keringat kita atau bahkan bakteri kecil yang hidup di kulit kita. Bau membantu nyamuk memutuskan siapa yang akan digigit dan itulah sebabnya beberapa orang digigit nyamuk lebih banyak daripada yang lain.

Ketika nyamuk menemukan tempat untuk mendarat, dia menyuntikkan belalainya ke kulit kita. Belalai adalah “mulut” nyamuk yang panjang dan mengisap. Itu tidak masuk terlalu jauh karena tidak seperti jarum; “mulut” nyamuk seperti sedotan fleksibel yang meliuk-liuk di bawah kulit kita mencari pembuluh darah untuk ditusuk.

‘Mulut’ nyamuk menembus kulit kamu untuk menemukan darah. Mai Lam/The Conversation, CC BY-ND[2]

Untuk mendapatkan darah mengalir, nyamuk menyuntikkan air liur ke dalam kulit kita. “Ludah nyamuk” ini membantu aliran darah tetapi juga menyebabkan benjolan merah, gatal, dan menonjol. “Gigitan yang terasa gatal” itu adalah reaksi tubuh kita terhadap ludah nyamuk.

Read more: Curious Kids: why does rain only come from grey clouds?[3]

Jadi, tidak hanya beberapa orang memang lebih sering digigit nyamuk, tetapi mereka juga bisa bereaksi berbeda terhadap gigitannya. Sama seperti kita semua bereaksi berbeda terhadap makanan, bahan kimia atau alergen lingkungan, kita semua bereaksi berbeda terhadap gigitan nyamuk. Kamu mungkin hanya memiliki bintik merah kecil di kulit kamu, tetapi orang lain mungkin bisa memiliki benjolan bengkak besar yang terasa gatal terus-menerus.

Jika kamu rentan terkena gigitan yang sangat bengkak atau gatal, cara terbaik untuk menenangkannya adalah dengan mengoleskan kompres dingin (ini akan membantu mengurangi pembengkakan). Mengoleskan krim anti-gatal juga dapat membantu. Yang penting, pastikan kamu melakukan yang terbaik untuk tidak menggaruk terlalu banyak karena segera setelah kamu merusak permukaan kulit, kamu berisiko terkena infeksi sekunder dan benjolan yang gatal akan segera berubah menjadi keropeng yang menjengkelkan.

Apakah kamu punya pertanyaan yang ingin ditanyakan ke ahli? Minta bantuan ke orang tua atau orang yang lebih dewasa untuk mengirim pertanyaanmu pada kami. Ketika mengirimkan pertanyaan, pastikan kamu sudah memasukkan nama pendek, umur, dan kota tempat tinggal. Kamu bisa:

Arina Apsarini dari Binus University menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris.

References

  1. ^ Curious Kids: What causes windy weather? (theconversation.com)
  2. ^ CC BY-ND (creativecommons.org)
  3. ^ Curious Kids: why does rain only come from grey clouds? (theconversation.com)

Authors: Cameron Webb, Clinical Associate Professor and Principal Hospital Scientist, University of Sydney

Read more https://theconversation.com/curious-kids-mengapa-kita-merasa-gatal-ketika-digigit-nyamuk-184456

Magazine

Angka deforestasi meningkat, bayang-bayang krisis dan bencana mengintai

● Deforestasi Indonesia meningkat tajam, terjadi di semua pulau besar, terutama Kalimantan dan Papua.● Lonjakan ekstrem turut terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, berkorela...

Harga BBM ditahan: Boleh berlega hati atau hanya menunda masalah?

CC BYDampak nyata Perang Amerika Serikat dan Iran masih berlanjut, penutupan selat hormuz oleh pihak Iran melambungkan harga minyak mentah hingga US$100 per barel (senilai Rp17 juta) dan diperkirakan ...

Riset: Proyek geotermal di sejumlah daerah lanjut terus meski banyak melanggar HAM

● Terdapat banyak pelanggaran HAM dalam pengembangan proyek geotermal di Indonesia.● Riset Pusham UII di antaranya menemukan pelanggaran hak atas partisipasi, hak-hak ekonomi, sosial, dan ...