Asian Spectator

Men's Weekly

.

Pride Month: bagaimana menciptakan inklusi sosial dalam keberagaman identitas gender?

  • Written by Muammar Syarif, Podcast Producer
Pride Month: bagaimana menciptakan inklusi sosial dalam keberagaman identitas gender?

Kelompok minoritas gender dan seksual, yang di dalamnya termasuk Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender, dan Queer (LGBTQ), merayakan bulan Juni setiap tahun sebagai Pride Month[1]. Perayaan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebebasan berekspresi dan pemenuhan hak-hak asasi kelompok minoritas.

Namun, di Indonesia, kelompok minoritas gender dan seksual justru masih terus menghadapi diskriminasi, mulai dari bullying, kesulitan mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan, hingga distigma negatif oleh masyarakat.

Diskriminasi ini tidak hanya mengancam kesejahteraan dan keamanan mereka secara pribadi, tetapi juga menghalangi kemajuan menuju masyarakat yang lebih inklusif dan setara.

Read more: Riset: LGBTIQ+ Indonesia menghadapi kesulitan mengakses layanan kesehatan selama pandemi COVID-19[2]

Lantas, bagaimana kita bisa mendorong masyarakat untuk bisa lebih inklusif secara sosial dalam menerima komunitas LGBTQ?

Dalam episode SuarAkademia terbaru, kami berbincang dengan Irwan Martua Hidayana, Asisten Profesor dari Departemen Antropologi, Universitas Indonesia.

Irwan mengatakan Pride Month bisa dijadikan momen untuk masyarakat mulai menyadari dan menerima adanya kemajemukan didalam masyarakat Indonesia. Bentuk penerimaan yang dimaksud Irwan adalah bagaimana masyarakat secara umum bisa memberikan hak dasar seperti akses pendidikan dan kesehatan dan kesempatan mendapatkan pekerjaan.

Untuk menghindari diskriminasi terhadap kaum LGBTQ, Irwan berpendapat pentingnya seluruh lapisan masyarakat untuk menghargai perbedaan pilihan, terlepas dari prinsip pribadi.

Dengarkan obrolan lengkapnya di SuarAkademia - ngobrol seru isu terkini, bareng akademisi.

Authors: Muammar Syarif, Podcast Producer

Read more https://theconversation.com/pride-month-bagaimana-menciptakan-inklusi-sosial-dalam-keberagaman-identitas-gender-207630

Magazine

Kebijakan WFH hemat energi: Hanya untuk kaum mampu tanpa keberpihakan kepada pekerja informal

● Pemerintah memastikan rencana WFH bagi ASN dan swasta akan berjalan dalam waktu dekat.● Sayangnya ini hanya kebijakan jangka pendek penghematan neraca konsumsi BBM semata.● Pemerin...

Ratusan ribu artikel ilmiah terbit tiap tahun: Bagaimana menjaga kualitas di tengah lonjakan publikasi?

stoatphoto/shutterstock● Jumlah publikasi ilmiah di Indonesia bertumbuh sangat pesat.● Lonjakan jumlah artikel jurnal berisiko menurunkan kualitas penelaahan dan memicu praktik produksi na...

Transisi energi harus adil, tapi apa makna keadilan bagi masyarakat Indonesia?

● Transisi energi harus berkeadilan, tidak boleh ada kelompok mana pun yang dirugikan.● Kita semua perlu memahami makna ‘adil’ dalam perspektif publik untuk bisa mewujudkan tra...