Asian Spectator

.
Commercial Property

.

Kenapa Planet X mungkin saja ada? Astrofisikawan menjawabnya

  • Written by Sara Webb, Postdoctoral Research Fellow, Centre for Astrophysics and Supercomputing, Swinburne University of Technology
Kenapa Planet X mungkin saja ada? Astrofisikawan menjawabnya

Mengapa kita berpikir bahwa ada kemungkinan Planet X? - Courtney, Kelas 5, Victoria

Hai Courtney, pertanyaan yang bagus sekali!

Tata Surya adalah tempat yang sangat sibuk. Ada jutaan objek yang bergerak–mulai dari planet, bulan, komet, dan asteroid. Setiap tahun kita menemukan lebih banyak objek (biasanya asteroid kecil atau komet cepat) yang menjadi rumah bagi Tata Surya.

Para astronom telah menemukan kedelapan planet utama pada 1846. Namun, hal itu tidak menghentikan kita untuk mencari lebih banyak lagi. Dalam 100 tahun terakhir, kita telah menemukan benda-benda jauh yang lebih kecil yang kita sebut sebagai planet kerdil, yang sekarang kita klasifikasikan sebagai Pluto.

Penemuan beberapa planet kerdil ini memberi kita alasan untuk meyakini kalau ada sesuatu yang lain yang bersembunyi di pinggiran Tata Surya.

Mungkinkah ada Planet X?

Ada alasan kuat mengapa para astronom menghabiskan ratusan jam untuk mencari planet kesembilan[1], atau “Planet X”. Itu karena Tata Surya yang kita kenal tidak masuk akal jika tidak ada planet kesembilan.

Semua objek di Tata Surya mengorbit mengelilingi Matahari. Ada yang bergerak cepat dan ada yang lambat, tapi semuanya bergerak mengikuti hukum gravitasi. Semua benda bermassa memiliki gravitasi, termasuk kamu dan saya. Semakin berat suatu benda, semakin besar gravitasinya.

Gravitasi sebuah planet sangat besar sehingga memengaruhi pergerakan benda-benda di sekelilingnya. Itulah yang kita sebut sebagai “tarikan gravitasi”. Tarikan gravitasi Bumi membuat segala sesuatu tetap berada di permukaan bumi.

Selain itu, Matahari memiliki tarikan gravitasi terbesar di antara objek-objek lain di Tata Surya. Pada dasarnya, inilah yang menyebabkan planet-planet mengitari Matahari.

Melalui pemahaman kita tentang tarikan gravitasi, kita mendapatkan petunjuk terbesar tentang kemungkinan adanya Planet X.

Tanda-tanda keberadaan Planet X

Ketika kita mengamati objek-objek yang sangat jauh, seperti planet kerdil di luar Pluto, kita menemukan bahwa orbit mereka sedikit tidak terduga. Planet-planet itu bergerak dalam orbit elips yang sangat besar (berbentuk lonjong), berkelompok, dan berada pada lintasan yang lebih miring dibanding planet-planet lain di Tata Surya.

Ketika para astronom menggunakan komputer untuk memodelkan[2] gaya gravitasi apa yang dibutuhkan agar objek-objek ini bisa bergerak seperti ini, mereka menemukan bahwa dibutuhkan sebuah planet yang massanya sepuluh kali massa Bumi untuk menyebabkan hal ini.

planet x
Jika Planet X itu nyata, kemungkinan besar planet tersebut adalah planet gas raksasa seperti Neptunus. NASA/Caltech/R. Hurt (IPAC), CC BY[3]

Temuan ini sangat menarik! Pertanyaannya adalah: di manakah planet ini berada?

Masalahnya, bagaimana cara memastikan apakah prediksi dan model-model tersebut benar. Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan menemukan Planet X. Ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan.

Perburuan Planet X terus berlanjut

Para ilmuwan di seluruh dunia telah berburu bukti-bukti keberadaan Planet X selama bertahun-tahun.

Berdasarkan model komputer, kami menduga Planet X setidaknya 20 kali lebih jauh dari jarak Matahari ke Neptunus. Kami mencoba mendeteksinya dengan mencari cahaya Matahari yang dipantulkannya–seperti halnya Bulan yang bersinar karena pantulan cahaya Matahari pada malam hari.

Bulan Bulan bersinar di malam hari karena memantulkan cahaya Matahari. Jika memang ada Planet X, kita berharap cahaya yang dipantulkannya akan membantu kita menemukannya. Shutterstock

Namun, karena Planet X berada sangat jauh dari Matahari, maka kita menduga Planet X akan sangat redup dan sulit dilihat oleh teleskop-teleskop terbaik di Bumi. Selain itu, kita juga tidak bisa mencarinya setiap saat sepanjang tahun.

Kita hanya punya jendela kecil di malam hari dan kondisinya harus tepat. Secara khusus, kita harus menunggu malam tanpa Bulan, dan di lokasi pengamatan kita menghadap ke bagian langit yang tepat.

Namun, jangan putus asa dulu. Dalam satu dekade ke depan, teleskop-teleskop baru akan dibangun dan survei-survei baru di langit akan dimulai. Teleskop-teleskop itu mungkin akan memberi kita kesempatan untuk membuktikan atau menyangkal keberadaan Planet X.

Para astronom menjelaskan alasan mereka untuk menduga adanya planet kesembilan. Kredit: California Institute of Technology Credit: California Institute of Technology Rahma Sekar Andini dari Universitas Negeri Malang menerjemahkan artikel ini dari bahasa Inggris

References

  1. ^ planet kesembilan (solarsystem.nasa.gov)
  2. ^ komputer untuk memodelkan (www.caltech.edu)
  3. ^ CC BY (creativecommons.org)

Authors: Sara Webb, Postdoctoral Research Fellow, Centre for Astrophysics and Supercomputing, Swinburne University of Technology

Read more https://theconversation.com/kenapa-planet-x-mungkin-saja-ada-astrofisikawan-menjawabnya-214243

Magazine

Indeks massa tubuh mungkin bukan indikator kesehatan terbaik - bagaimana cara memperbaikinya?

BMI dihitung dengan membagi berat badan dalam kilogram dengan tinggi badan dalam meter kuadrat.Christian Delbert/ ShutterstockIndeks massa tubuh atau BMI telah lama menjadi standar untuk mengukur kese...

Hampir 40% laki-laki bermasalah dengan citra tubuhnya, tetapi mereka sulit mendapatkan dukungan

Banyak laki-laki yang berharap mereka lebih berotot atau ramping.chaiyawat chaidet/ ShutterstockGitaris utama The Vamps, James Brittain-McVey, pernah berbicara tentang tekanan yang dia alami dengan ci...

Lelahnya kencan ‘online’: mengapa beberapa orang lebih memilih kencan tatap muka

Prostock-studio / ShutterstockSelama lebih dari dua tahun terakhir, orang-orang yang sedang mencari belahan jiwanya mengalami masa-masa sulit. Lockdown selama pandemi COVID-19 dan ketidakpastian telah...



NewsServices.com

Content & Technology Connecting Global Audiences

More Information - Less Opinion