Hoaks juga menyebar melalui WhatsApp, Line, dan Telegram -- cek fakta jangan hanya berkutat di media sosial
- Written by F.X. Lilik Dwi Mardjianto, PhD Candidate at the News and Media Research Centre, University of Canberra. Researcher in journalism, Universitas Multimedia Nusantara
Bits And Splits/ShutterstockArtikel ini adalah bagian dari serial #LawanHoaks2024.
Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, pengecekan fakta di Indonesia diharapkan bisa menyelamatkan masyarakat dari misinformasi–penyebaran informasi yang salah namun diyakini sebagai suatu kebenaran.
Sejauh ini, organisasi masyarakat, dan aktivis media, serta...




