Asian Spectator

Men's Weekly

.

Aspartam: pemanis populer dapat diklasifikasikan sebagai kemungkinan karsinogen oleh WHO – tapi tak ada alasan untuk panik

  • Written by Gunter Kuhnle, Professor of Nutrition and Food Science, University of Reading
Aspartam: pemanis populer dapat diklasifikasikan sebagai kemungkinan karsinogen oleh WHO – tapi tak ada alasan untuk panikMMD Creative/Shutterstock

Menurut laporan, Badan Internasional untuk Penelitian Kanker (IARC), bagian dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), akan menyatakan pemanis buatan aspartam sebagai “mungkin karsinogenik bagi manusia”.

Aspartam kira-kira 200 kali lebih manis daripada gula dan merupakan salah satu pemanis buatan yang paling umum...

Magazine

Kasus Amsal Sitepu bukti birokrasi dan hukum gagal memahami sektor kreatif

(SynthEx/Shutterstock)● Penegak hukum gagal mengapresiasi nilai ekonomi ide dan proses kreatif dalam audit korupsi.● Penilaian jasa kreatif nol rupiah mengancam keberlanjutan ekonomi kreat...

Penerapan aturan deforestasi Eropa ditunda lagi: peluang membangun rantai pasok yang lebih adil

● Mengganti minyak sawit dengan alternatif lain tidak serta merta mengatasi persoalan deforestasi.● Masalah utama ada pada transparansi dan tata kelola, bukan jenis komoditasnya.● EU...

Tak ada hidup layak dalam upah minimum 2026

Claraelnisa/Shutterstock.com● UMP 2026 tak cukup untuk memenuhi kehidupan layak para pekerja.● Hal ini membuat situasi ekonomi masyarakat kian mencekam mengingat tahun ini banyak perang da...