Asian Spectator

Men's Weekly

.

Haruskah kita membuat jadwal seks? Kami meneliti apakah seks yang spontan lebih memuaskan

  • Written by Katarina Kovacevic, PhD student, Social and Personality Psychology, York University, Canada
Haruskah kita membuat jadwal seks? Kami meneliti apakah seks yang spontan lebih memuaskanSeks bisa direncenakan tanpa mengurangi rasa nikmatnya. Benarkah?

Penggambaran seks di TV dan film sering kali melibatkan pertemuan yang penuh gairah dan mendadak yang tampaknya hanya memiliki sedikit pemikiran atau perencanaan. Penggambaran seks di media mungkin memberikan pesan bahwa ciri seks yang seksi dan memuaskan adalah spontanitas.

Faktanya,...

Magazine

Trik ‘marketing’ jitu Denny Caknan meneruskan Didi Kempot memopulerkan musik Jawa

● Stigma musik Jawa yang dulu dikenal “katrok” agaknya sudah berubah.● Ketika legenda musik Jawa Didi Kempot berpulang, banyak yang memprediksi takkan ada regenerasi.● Po...

Menelusuri jejak pesut, mamalia air penjaga wilayah pesisir Riau

Pernah dengar tentang pesut yang dikenal dengan nama ilmiah Orcaella brevirostris?Spesies ini kini menjadi perhatian serius para konservasionis karena sudah berstatus terancam punah, lokasi keberadaan...

Punya kemiripan gen, apakah sapi bali bisa membantu menyelamatkan banteng yang terancam punah?

● Penelitian terbaru menunjukkan genetik sapi bali dan banteng liar sangat mirip.● Sapi bali berpotensi membantu konservasi banteng, tetapi mesti dilakukan dengan sangat hati-hati.● ...