Asian Spectator

Times Advertising

Ajaran tradisional agama Buddha tidak mengakui LGBTQ dalam kehidupan biara, tapi ini semua perlahan berubah

  • Written by Jue Liang, Assistant Professor, Denison University
Ajaran tradisional agama Buddha tidak mengakui LGBTQ dalam kehidupan biara, tapi ini semua perlahan berubahIlustrasi umat Buddha.Sadaham Yathra/Pexel

Gambaran simbolis biarawati yang bermeditasi dalam sunyi atau biksu yang melantun sering kali menjadi cerminan praktik agama Buddha. Representasi semacam itu kemungkinan membuat ajaran dan praktik Buddha tampak berlandaskan pada norma-norma heteroseksual. Namun, ternyata kini ada banyak diskusi tentang...

Magazine

Jejak pengetahuan astronomi Nusantara sejak lebih dari 1000 tahun lalu: Dari candi hingga prasasti kuno

● Astronomi Indonesia telah berkembang sejak abad ke-7 dan ke-8 Masehi, jauh sebelum Observatorium Bosscha berdiri pada 1920.● Pendekatan astro-arkeologi mengungkap bahwa orientasi candi e...

Negara berutang pada pemulung atasi persoalan sampah, sudah saatnya membayar jasa lingkungan mereka

● Pemulung berkontribusi besar mengurangi sampah, terutama dari rumah tangga yang merupakan sumber terbesar.● Meski berjasa, pemulung kerap mendapat stigma negatif dari masyarakat. Negara ...

Algorithms don’t care: how AI worsens the double burden for Indonesia’s female gig workers

Artificial intelligence is often celebrated as the future of work. It is efficient, innovative and neutral. Yet, for many women in Indonesia’s gig economy, AI feels like a source of mounting pre...