Asian Spectator

Men's Weekly

.

Bagaimana universitas dunia memakai gelar doktor kehormatan (_honoris causa_) sebagai alat politik dan diplomasi

  • Written by Ayu Anastasya Rachman, PhD Student in International Relations, Diplomacy and Education's Political Economy, Universitas Padjadjaran
Bagaimana universitas dunia memakai gelar doktor kehormatan (_honoris causa_) sebagai alat politik dan diplomasi(Freepik/Rawpixel), CC BY

Pada November 2022, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Puan Maharani menerima gelar doktor kehormatan atau Doctor Honoris Causa (Dr HC) dari Pukyong National University (PKNU) Korea Selatan.

Ibunya, mantan Presiden Megawati Soekarnoputri sejauh ini mengoleksi 11 gelar kehormatan, termasuk dari universitas Jepang dan...

Magazine

Tak ada hidup layak dalam upah minimum 2026

Claraelnisa/Shutterstock.com● UMP 2026 tak cukup untuk memenuhi kehidupan layak para pekerja.● Hal ini membuat situasi ekonomi masyarakat kian mencekam mengingat tahun ini banyak perang da...

Kebijakan WFH hemat energi: Hanya untuk kaum mampu tanpa keberpihakan kepada pekerja informal

● Pemerintah memastikan rencana WFH bagi ASN dan swasta akan berjalan dalam waktu dekat.● Sayangnya ini hanya kebijakan jangka pendek penghematan neraca konsumsi BBM semata.● Pemerin...

Ratusan ribu artikel ilmiah terbit tiap tahun: Bagaimana menjaga kualitas di tengah lonjakan publikasi?

stoatphoto/shutterstock● Jumlah publikasi ilmiah di Indonesia bertumbuh sangat pesat.● Lonjakan jumlah artikel jurnal berisiko menurunkan kualitas penelaahan dan memicu praktik produksi na...