Skandal obat sirup beracun: kenapa obat dibuat dalam bentuk sirup dan padat?
- Written by Lailaturrahmi, Lecturer, Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinis, Fakultas Farmasi, Universitas Andalas
Petugas menunjukkan pamplet pemberitahuan penghentian penjualan obat sirup di apotek di Cipocok, Kota Serang, Banten, 25 Oktober 2022.ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/hpBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyatakan, dari 102 produk obat sirup yang digunakan pasien, tiga produk mengandung cemaran etilen glikol (EG) atau dietilen glikol (DEG)....





