Asian Spectator

Men's Weekly

.

Aktivisme iklim telah beralih menjadi digital dan disruptif, dan akhirnya berupaya melawan rasisme dalam gerakannya

  • Written by Nina Hall, Assistant Professor of International Relations, Johns Hopkins University

Untuk memahami kesepakatan yang dibuat oleh negara-negara dunia saat konferensi iklim COP26 di Glasgow pada akhir tahun lalu, penting bagi kita untuk memahami bagaimana aktvisme iklim telah berevolusi sejak Perjanjian Paris tahun 2015.

Para aktivis iklim telah berperan besar. Selama ini, mereka senantiasa memberikan tekanan pada pemerintah dunia...

Magazine

Cracking the code: How a “prediction machine” is resurrecting the Singapore Stone

Singapore Stonewikipedia.org, CC BYSeveral years ago, my linguistic research team and I began developing a computational tool we call ‘Read-y Grammarian’. Our goal was to reconstruct the h...

Transisi energi berkeadilan: benar nyata atau hanya jargon semata?

TomFisk?Pexels, CC BYDunia memang sedang bergerak menuju energi yang lebih hijau demi kelestarian Bumi. Namun di lain sisi, ada jutaan pekerja yang menggantungkan hidup dari industri ekstraktif, seper...

Gaya maskulin pemerintah memulihkan bencana Sumatra: Hanya mau mengatur, tapi enggan menafkahi dan melindungi

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau posko pengungsi di MAN 1 Langkat, Kabupaten Langkat, Sumatra Utara, pada 13 Desember 2025.Kris/Biro Pers Sekretariat Presiden● Dalam penanganan bencana, n...