Terjebak budaya sungkan: Enggan komplain bisa menghambat perbaikan pelayanan publik
- Written by Fitri Hariana Oktaviani, Dosen dan Peneliti Gender & Komunikasi Organisasi, Universitas Brawijaya
Sejumlah orang sedang menunggu antrean di ruangan di suatu fasilitas pelayanan publik di Jakarta. Zulkarnain.B/Shutterstock● Masih banyak masyarakat enggan komplain karena budaya sungkan dan tidak enak hati.
● Budaya sungkan terjadi karena publik merasa inferior dalam menghadapi otoritas.
● Perlu ada literasi publik bahwa mengeluh...




