Bahaya revisi UU TNI: Multifungsi membuat prajurit jadi ‘kurang militer’, publik terancam direpresi
- Written by Rahadian Diffaul Barraq Suwartono, Pengajar di Departemen Hukum Tata Negara, Fakultas Hukum, Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta
Prajurit TNI sedang berbaris dalam sebuah upacara.pakww/ShutterstockWacana pemerintah dan parlemen untuk merevisi ketentuan dalam Undang-Undang TNI kini tengah jadi sorotan. Ada ketakutan revisi ini akan melonggarkan pembatasan peran militer di ranah sipil. Pembahasan ini masuk dalam agenda prioritas legislasi.
Dalam rapat dengan DPR pada 11 Maret...




