Asian Spectator

Times Advertising

Disparitas pemidanaan: mengapa pelaku kekerasan seksual bisa mendapat hukuman berbeda-beda untuk kasus serupa?

  • Written by Arianda Lastiur Paulina, Peneliti, Indonesia Judicial Research Society
Disparitas pemidanaan: mengapa pelaku kekerasan seksual bisa mendapat hukuman berbeda-beda untuk kasus serupa?Ilustrasi korban kekerasan seksual.Tinnakorn jorruang/Shutterstock

Praktik hukum di Indonesia masih menunjukkan adanya disparitas pemidanaan, yakni ketika ada dua orang atau lebih melakukan tindak pidana yang serupa, dengan modus dan cara yang sama, tetapi divonis jenis atau besaran hukuman yang berbeda.

Pada dasarnya, tidak semua disparitas...

Magazine

Bisnis EO nasional sangat cuan tapi kesulitan memenuhi standar ‘hijau’ internasional

● Usaha ‘event organiser’ di Indonesia menyimpan potensi cuan besar.● Tak terhitung berapa acara yang digelar di seluruh Indonesia setiap tahunnya.● Limbah yang menumpuk...

Tata kelola atau budaya? Mengapa sekolah yang aman butuh keduanya

● Pemerintah menerbitkan aturan baru yang mengutamakan pembentukan budaya aman dan nyaman di sekolah.● Penghapusan tim penanganan kekerasan berisiko menciptakan kekosongan respons.● ...

Hantavirus sangat mematikan: Mengapa virus ini bisa menyebar di kapal pesiar?

Ilustrasi kapal pesiar.AFP/GettyTiga orang meninggal dunia setelah diduga terinfeksi hantavirus. Mereka adalah penumpang kapal pesiar MV Hondius berbendera Belanda yang mengarungi Samudra Atlantik. Se...

hacklink hack forum hacklink film izle hacklink testjetbahisslot gacorTaraftarium24tipobetjetbahisinterbahiscasibomiptv satın aliptv satın alcasibomz-librarygalabetTaraftarium24padişahbetgalabet girişkulisbetagb99kulisbet girişGrandpashabetroyalbet girişsahabetjojobetjojobet