Asian Spectator

Times Advertising

What is the Japanese ‘wabi-sabi’ aesthetic actually about? ‘Miserable tea’ and loneliness, for starters

  • Written by Paul S. Atkins, Professor of Japanese, University of Washington
What is the Japanese ‘wabi-sabi’ aesthetic actually about? ‘Miserable tea’ and loneliness, for startersA perfectly imperfect tea bowl.Zen Rial/Moment via Getty Images

On a recent visit to New York I stopped at a Japanese bookstore in Manhattan. Among the English-language books about Japan, I encountered a section of a shelf marked “WABI-SABI” and stocked with titles such as “Wabi Sabi Love,” “The Wabi-Sabi Way,”...

Magazine

Riset: Orang individualis justru punya kecenderungan lebih besar ikut aksi kolektif

Aksi demo mahasiswa di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, pada 11 Maret 2025. Wulandari Wulandari/Shutterstock● Riset menunjukkan bahwa orang individualis lebih aktif ikut aksi kolektif.● Ambis...

Koruptor tak cukup hanya dipenjara, uang rakyat harus dikembalikan

Ilustrasi uang kotor dan borgol yang mencerminkan korupsi di Indonesia.Maxim Vasiliev/Shutterstock● Hukum di Indonesia lebih fokus ke memenjarakan koruptor, padahal pengembalian uang negara juga...

Gen Z ketika ditanya soal ibadah haji: Minat tapi enggan

● Ibadah haji ke Arab Saudi menjadi salah satu impian besar setiap muslim.● Minat tersebut tak lekang waktu yang turut dirasakan oleh para Gen Z.● Tapi mereka juga enggan berangkat H...

hacklink hack forum hacklink film izle hacklink testjetbahisslot gacortaraftarium24tipobetjetbahisbetasus girişonwininterbahisiptv satın aliptv satın aliptv satın alcasibomz-librarygalabettaraftarium24padişahbetgalabet girişbetvolexslotxslotxslotxslotxslotagb99jojobetkingroyalsahabetjojobetMeritkingholiganbetholiganbetholiganbet