Asian Spectator

Men's Weekly

.

Death of the Armenian dream in Nagorno-Karabakh was predictable but not inevitable

  • Written by Ronald Suny, Professor of History and Political Science, University of Michigan
Death of the Armenian dream in Nagorno-Karabakh was predictable but not inevitableRefugees from Nagorno-Karabakh.Middle East Images /AFP via Getty Images)

Thirty-five years ago, more than 100,000 Armenian protesters took to the streets to convince Soviet leader Mikhail Gorbachev that Nagorno-Karabakh – an ethnically Armenian enclave stuck geographically in the neighboring republic of Soviet Azerbaijan – ought to be...

Magazine

‘Pakar instan’ kuasai diskusi geopolitik: Media sosial bikin Indonesia krisis kepakaran

Tangkapan layar pegiat media sosial Abu Janda saat sedang diskusi terbuka dengan sejumlah pakar di acara talkshow.Kanal YouTube Rakyat Bersuara, CC BY● Komentar nonpakar bisa memperluas diskusi ...

Kenapa momen Lebaran seakan tidak afdal tanpa baju baru?

● Seluruh umat muslim bersuka cita di hari lebaran.● Suka cita tersebut salah satunya diekspresikan dengan membeli baju baru khusus Lebaran.● Sayangnya banyak yang tak menyadari ada ...

Mengapa Muslim tak selalu merayakan Idulfitri di hari yang sama meski tinggal di satu negara?

Wikimedia Commons, CC BYAda dua perayaan besar yang menjadi momentum istimewa bagi umat Muslim seluruh dunia pada setiap tahun: Idulfitri yang menandai berakhirnya Ramadan, serta Iduladha yang pelaksa...