Asian Spectator

Men's Weekly

.

Ancaman perut kosong: Tak hanya Indonesia, krisis harga pangan hantui seluruh dunia

  • Written by Anggi M. Lubis, Editor Bisnis + Ekonomi
Ancaman perut kosong: Tak hanya Indonesia, krisis harga pangan hantui seluruh dunia

Indonesia bukan satu-satunya negara yang saat ini tengah menjerit karena kenaikan harga pangan[1].

Di berbagai belahan dunia, harga pangan juga terus melejit[2], termasuk di negara-negara maju seperti Inggris[3]. Dunia pun dipusingkan dengan potensi meningkatnya kelaparan global[4].

Dalam pandangan masyarakat, Perang Rusia-Ukraina jadi biang kerok utama melonjakanya harga[5]. Pasalnya, kedua negara tersebut merupakan produsen pangan global – utamanya gandum, minyak nabati, dan bijih-bijihan – serta gas alam yang menjadi bahan penting dalam pembuatan pupuk. Konflik ini juga memengaruhi logistik dan biaya energi, mengingat Rusia merupakan raksasa minyak.

Namun, jangan salah, penyebab kenaikan harga pangan ini sebetulnya bersifat multidimensi. Perubahan iklim[6] menjadi kontributor terbesar dari meroketnya harga pangan. Belum lagi, isu mengenai globalisasi pangan[7] yang menimbulkan ketergantungan pasokan antar negara menambah rumit persoalan.

Di episode podcast SuarAkademia terkini, Krisna Gupta, seorang peneliti di Center for Indonesia Policy Studies (CIPS) membahas lengkap isu harga pangan global hingga bagaimana hal ini berdampak ke Indonesia.

Menurut Krisna, bisa jadi, krisis harga pangan global ini adalah bentuk koreksi harga pangan. Jangan-jangan, harga pangan seharusnya memang tidak semurah sekarang.

Simak diskusi seru yang membuka mata dengan Krisna, hanya di SuarAkademia - ngobrol seru isu terkini, bareng akademisi.

References

  1. ^ kenaikan harga pangan (www.cnnindonesia.com)
  2. ^ terus melejit (www.morganstanley.com)
  3. ^ Inggris (theconversation.com)
  4. ^ potensi meningkatnya kelaparan global (www.who.int)
  5. ^ biang kerok utama melonjakanya harga (www.bloomberg.com)
  6. ^ Perubahan iklim (edition.cnn.com)
  7. ^ globalisasi pangan (theconversation.com)

Authors: Anggi M. Lubis, Editor Bisnis + Ekonomi

Read more https://theconversation.com/ancaman-perut-kosong-tak-hanya-indonesia-krisis-harga-pangan-hantui-seluruh-dunia-186550

Magazine

‘Mein Kampf’ Hitler dan teknik kambing hitam dalam narasi antek asing

● Label “antek asing” yang digunakan Presiden Prabowo adalah bentuk teknik ‘othering’ atau mengambinghitamkan kelompok tertentu.● Pola ini serupa dengan teknik prop...

Pemilihan Adies Kadir dan risiko keruntuhan independensi MK

Gedung Mahkamah Konstitusi di Jakarta.duy 86/Shutterstock● Pemilihan Adies Kadir sebagai Hakim MK mencerminkan upaya politisasi dan sinyal perusakan independensi MK.● Penujukkan Adies lega...

Beban utang Indonesia dan negara berkembang lainnya meningkat tahun ini. Bagaimana mitigasinya?

● Utang negara-negara berkembang dunia, termasuk Indonesia, berisiko meningkat tahun ini.● Anggaran Indonesia terbebani biaya bunga utang yang nilainya terus melambung.● Pemerintah p...