Asian Spectator

Men's Weekly

.

Biaya kuliah naik terus: perlunya kampus mencari model bisnis yang berkelanjutan

  • Written by Luthfi T. Dzulfikar, Editor Pendidikan + Anak Muda
Biaya kuliah naik terus: perlunya kampus mencari model bisnis yang berkelanjutan

Tren kenaikan biaya kuliah (tuition fee) di Indonesia berpotensi mengancam akses pendidikan tinggi bagi masyarakat di masa depan.

Pada akhir Juli lalu, Harian Kompas melaporkan[1] bahwa laju kenaikan biaya kuliah per tahun – sekitar 1,3% untuk kampus negeri (PTN) dan 6,96% untuk kampus swasta (PTS) – sulit diimbangi oleh laju kenaikan pendapatan lulusan SMA (3,8%) maupun sarjana (2,7%).

Berbagai akademisi mengatakan bahwa naiknya biaya kuliah erat kaitannya dengan meningkatnya biaya operasional[2] yang harus dikeluarkan kampus.

Read more: Pakar Menjawab: Kenapa biaya kuliah naik terus? Lemahnya model bisnis kampus ancam akses pendidikan tinggi di Indonesia[3]

Dua komponen pengeluaran kampus yang terbesar[4], yakni sumber daya manusia serta sarana dan prasarana, terus meningkat setiap tahunnya dan dapat mencapai sekitar 85% dari total anggaran. Sayangnya, banyak perguruan tinggi, terutama kampus swasta, masih membebankan mayoritas pendapatannya[5] pada uang kuliah mahasiswa.

Bagaimana sebaiknya pimpinan kampus menyikapi kenaikan biaya kuliah? Langkah-langkah seperti apa yang bisa diambil kampus untuk membuat model bisnis mereka lebih berkelanjutan?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, dalam episode podcast SuarAkademia kali ini, kami berbincang dengan Totok Amin Soefijanto[6], rekan senior dari Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) dan juga mantan wakil rektor Universitas Paramadina.

Totok menjelaskan menjelaskan bagaimana kampus terlalu bergantung pada tuition fee, berbagai skema diversifikasi pendapatan yang bisa dilakukan kampus, hingga pentingnya keberpihakan beasiswa kuliah pada warga miskin.

Simak episode lengkapnya hanya di SuarAkademia – ngobrol seru isu terkini, bareng akademisi.

Authors: Luthfi T. Dzulfikar, Editor Pendidikan + Anak Muda

Read more https://theconversation.com/biaya-kuliah-naik-terus-perlunya-kampus-mencari-model-bisnis-yang-berkelanjutan-189379

Magazine

Transisi energi Indonesia mandek, solusi berbasis komunitas jadi alternatif rasional dan potensial

● Penerapan transisi energi di dalam negeri cenderung mandek.● Masih berpihaknya pemerintah terhadap energi kotor jadi salah satu penyebabnya.● Pendekatan akar rumput seperti kebijak...

Riset: Strategi ‘kartel’ batu bara dan menyetop izin tambang baru bisa jadi jalan tengah percepat transisi energi

Pada tahun 1960-an, negara-negara produsen minyak membentuk sebuah kartel atau kelompok yang mengendalikan pasar bersama untuk mengangkat harga minyak. Strategi ini pun berhasil.Selama puluhan tahun, ...

TCID Author Awards 2025: Penghargaan untuk mengembalikan sains ke ruang publik

Masyarakat Indonesia kebanyakan mengandalkan internet dan media sosial sebagai sumber informasi utama. Sayangnya, hal ini tidak diimbangi dengan kemampuan yang memadai dalam mengecek kebenaran informa...