Asian Spectator

Men's Weekly

.

Gerak cepat Mixue: bagaimana es krim jadi senjata 'soft power' Cina di Asia Tenggara

  • Written by Muhammad Zulfikar Rakhmat, Researcher, Center of Economic and Law Studies (CELIOS)
Gerak cepat Mixue: bagaimana es krim jadi senjata 'soft power' Cina di Asia TenggaraPapan sebuah gerai Mixue di Tasikmalaya, Jawa Barat.AsepSur/shutterstock

Mixue mulai mendominasi bisnis es krim dan teh di Asia Tenggara semenjak lima tahun terakhir, setelah membuka gerai luar negeri pertamanya di Vietnam pada 2018. Perusahaan asal Cina tersebut kini telah memiliki 22.500 gerai, termasuk di negara asalnya.

Sekitar 1.000 gerai Mixue...

Magazine

Kasus Amsal Sitepu bukti birokrasi dan hukum gagal memahami sektor kreatif

(SynthEx/Shutterstock)● Penegak hukum gagal mengapresiasi nilai ekonomi ide dan proses kreatif dalam audit korupsi.● Penilaian jasa kreatif nol rupiah mengancam keberlanjutan ekonomi kreat...

Penerapan aturan deforestasi Eropa ditunda lagi: peluang membangun rantai pasok yang lebih adil

● Mengganti minyak sawit dengan alternatif lain tidak serta merta mengatasi persoalan deforestasi.● Masalah utama ada pada transparansi dan tata kelola, bukan jenis komoditasnya.● EU...

Tak ada hidup layak dalam upah minimum 2026

Claraelnisa/Shutterstock.com● UMP 2026 tak cukup untuk memenuhi kehidupan layak para pekerja.● Hal ini membuat situasi ekonomi masyarakat kian mencekam mengingat tahun ini banyak perang da...