Asian Spectator

Men's Weekly

.

Hoaks di grup WhatsApp keluarga jelang pemilu: mengapa orang bisa percaya dan ikut menyebar berita palsu?

  • Written by Wawan Kurniawan, Peneliti di Laboratorium Psikologi Politik Universitas Indonesia, Universitas Indonesia
Hoaks di grup WhatsApp keluarga jelang pemilu: mengapa orang bisa percaya dan ikut menyebar berita palsu?Penyebaran berita palsu melalui aplikasi pesan pribadi.Henryk Ditze/Shutterstock

Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Indonesia tampaknya menghadapi tantangan yang cukup pelik terkait dengan penyebaran berita atau informasi palsu (hoaks). Banyak riset membuktikan bahwa penyebaran hoaks masih tumbuh subur di media sosial.

Namun ada satu hal yang...

Magazine

Kasus Amsal Sitepu bukti birokrasi dan hukum gagal memahami sektor kreatif

(SynthEx/Shutterstock)● Penegak hukum gagal mengapresiasi nilai ekonomi ide dan proses kreatif dalam audit korupsi.● Penilaian jasa kreatif nol rupiah mengancam keberlanjutan ekonomi kreat...

Penerapan aturan deforestasi Eropa ditunda lagi: peluang membangun rantai pasok yang lebih adil

● Mengganti minyak sawit dengan alternatif lain tidak serta merta mengatasi persoalan deforestasi.● Masalah utama ada pada transparansi dan tata kelola, bukan jenis komoditasnya.● EU...

Tak ada hidup layak dalam upah minimum 2026

Claraelnisa/Shutterstock.com● UMP 2026 tak cukup untuk memenuhi kehidupan layak para pekerja.● Hal ini membuat situasi ekonomi masyarakat kian mencekam mengingat tahun ini banyak perang da...