_Quiet quitting_: mengapa bekerja lebih sedikit itu bagus untukmu -- dan juga bosmu
- Written by Nilufar Ahmed, Senior Lecturer in Social Sciences, CPsychol, FHEA, University of Bristol
Para profesional muda bekerja jauh lebih keras dari orang tua mereka demi memajukan hidup dan karir mereka. Ini malah berujung pada kondisi _burnout_.rawpixel.com/Freepik, CC BYDi banyak tempat kerja (termasuk melalui platform Zoom, Teams, dan Slack), karyawan dan manajer diam-diam membahas tentang tren “great resignation”. Ini merujuk...




