Asian Spectator

Men's Weekly

.

Maraknya TNI terlibat kriminal dan terkena depresi, hasil dari proses seleksi calon prajurit militer yang buruk

  • Written by Syarif Ali, Dosen Manajemen Sumber Daya Manusia Fakultas Ekonomi dan Bisnis UPN Veteran Jakarta, UPN Veteran Jakarta
Maraknya TNI terlibat kriminal dan terkena depresi, hasil dari proses seleksi calon prajurit militer yang burukKendaraan Meriam Cesar 155 milik Batalyon Artileri Medan.Kornelis Kaha/Antara Foto

Dalam beberapa pekan terakhir, media massa melaporkan sejumlah kasus kriminal yang melibatkan oknum Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan memakan korban jiwa – baik dari institusi TNI sendiri maupun masyarakat sipil.

Contoh kasusnya, seorang prajurit TNI di...

Magazine

Kenapa nilai zakat Indonesia masih rendah meski pembayaran zakat digital sudah di mana-mana?

● Potensi zakat nasional tembus ratusan triliun.● Dana sebesar itu bisa jadi dana segar pembangunan dan pengentasan kemiskinan nasional.● Pembayaran online ternyata tak mendongkrak p...

‘Lebaran blues’ dan rasa kehilangan: Bagaimana momen hari raya bisa memicu duka

Tampak belakang seorang perempuan mengenakan pakaian salat duduk di kursi roda pada perayaan Idulfitri.Creativa Images/Shutterstock● Bagi mereka yang sedang berduka, hari raya dapat membuat rasa...

The silver lining in Europe’s deforestation law delay: A chance to build fairer supply chains

When you reach for a “palm-oil-free” label at the supermarket, you likely feel you’re doing your part to save orangutans and protect biodiversity. However, the reality behind that la...