Asian Spectator

Men's Weekly

.

Saat kesalahan karya ilmiah dibiarkan: Penerbit tetap untung, publik yang rugi

  • Written by Douglas Sheil, Professor, Faculty of Environmental Sciences and Natural Resource Management, Wageningen University

● Kesalahan di jurnal ilmiah bisa berdampak besar, tetapi sering lambat dikoreksi.

● Sistem penerbitan akademik yang berorientasi keuntungan acap abai akan kesalahan.

● Diperlukan reformasi agar koreksi cepat dan terbuka dihargai sebagai bagian inti dari sains.


Karya ilmiah yang keliru bukan cuma memenuhi jurnal ilmiah, tapi juga...

Magazine

Female genital cutting: why Southeast Asia should follow Africa’s lead in challenging religious and cultural justifications

Illustration of campaign against Female Genital Mutilation (FGM).Tunatura/ShutterstockFemale genital mutilation or cutting (FGM/C) remains a threat to the rights of women in Southeast Asia, often reli...

Manfaat tempe juga bisa menyehatkan tulang: Mengapa pengakuan dari UNESCO saja tidak cukup?

● Sejumlah negara (seperti Belgia dan Jepang) merekomendasikan warganya memperbanyak konsumsi tempe. ● Tempe punya banyak manfaat kesehatan, termasuk bagi kesehatan tulang.● Pemerint...

Pemberdayaan warga jadi solusi efektif meredam abrasi: Pelajaran dari pesisir Bulukumba

● Indonesia memiliki banyak kawasan pesisir rawan abrasi ekstrem, seperti di Bulukumba, Sulawesi Selatan.● Pemberdayaan masyarakat setempat amat krusial untuk mencegah abrasi.● Pemba...