Memahami tren populisme dan otoritarianisme melalui pemikiran Hannah Arendt
- Written by Martinus Ariya Seta, Dosen, Universitas Sanata Dharma

● Menurut Hannah Arendt, populisme dan otoritarianisme berakar pada ‘worldlessness’: runtuhnya ruang publik dan ikatan kolektif.
● Arendt menekankan bahwa hakikat politik adalah ‘freedom’ (tindakan di ruang publik), bukan ‘liberation’ (pembebasan).
● Populisme dan otoritarianisme masa kini...





