Asian Spectator

Men's Weekly

.

Why the growing number of foreign agent laws around the world is bad for democracy

  • Written by Maxim Krupskiy, Visiting scholar, Russia and Eurasia Program, Tufts University
Why the growing number of foreign agent laws around the world is bad for democracyGeorgians protest a foreign agent bill that mirrored a Russian law used to crack down on dissent.Vano Shlamov/AFP via Getty Images

After several days of mass protests and clashes between protesters and police in early March, the ruling party of Georgia, a former Soviet state located in the Caucasus, succumbed to pressure and abandoned its proposed...

Magazine

‘Slow science’ lebih cocok untuk riset bidang sosial humaniora di Indonesia

● ‘Slow science’ perlu diterapkan untuk melawan tren “menyampah” (‘junkification’) dalam riset dan publikasi ilmiah.● Riset sosial humaniora membutuhkan...

Blunder Dewan Perdamaian cerminan diplomasi nirkaidah ala Prabowo

Presiden Prabowo Subianto dan sejumlah kepala negara lainnya duduk bersama usai menandatangani Board of Peace (BoP) Charter yang diinisiasi oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Davos, Swiss, ...

Bahaya normalisasi doksing: Warganet bisa kebablasan jadi ‘hakim’ moral

(Kenary820/Shutterstock)● Warganet kerap melakukan ‘doxing’ dan merasa berhak menghukum orang yang menurut mereka bersalah.● Doksing merupakan pelanggaran privasi dan termasuk ...