Asian Spectator

Men's Weekly

.

Banyak PHK Karyawan, ada apa dengan startup indonesia?

  • Written by Muammar Syarif, Podcast Producer
Banyak PHK Karyawan, ada apa dengan startup indonesia?

Berita pemutusan hubungan kerja (PHK) masih sering bermunculan. Beberapa waktu lalu, salah satu e-commerce terkenal, Shopee, melakukan lay off[1] terhadap sejumlah karyawannya.

Kejadian ini terkait dengan fenomena bubble burst[2], sebuah siklus ketika terjadi kenaikan nilai pasar secara drastis yang diikuti dengan penurunan nilai atau harga yang cepat.

Mengapa bubble burst ini terjadi? Ada apa dengan perusahaan startup di Indonesia?

Dalam episode SuarAkademia terbaru, kami berbicara dengan Nailul Huda dari Institute for Development of Economics and Finance (INDEF).

Menurut Huda, terdapat perubahan sikap dari pemberi modal perusahaan startup yang membuat banyak perusahaan melakukan efisiensi.

Huda juga mengatakan bahwa konsumen Indonesia yang masih sensitif terhadap harga menjadi salah satu tantangan bagaimana para perusahaan startup harus bisa menjaga laporan keuangan mereka.

Simak episode selengkapnya di SuarAkademia - ngobrol seru isu terkini, bareng akademisi.

References

  1. ^ lay off (www.cnbcindonesia.com)
  2. ^ bubble burst (wartaekonomi.co.id)

Authors: Muammar Syarif, Podcast Producer

Read more https://theconversation.com/banyak-phk-karyawan-ada-apa-dengan-startup-indonesia-191505

Magazine

KUHP baru: Seksualitas masih dianggap tabu, pendidikan seks di sekolah terhambat

Ilustrasi pendidikan seks di sekolah.Pixel-Shot/Shutterstock● Dalam KUHAP baru, seksualitas disederhanakan sebagai ancaman moral, belum mendukung pendidikan seks yang komprehensif.● Minimn...

Mengapa film horor mendominasi bahkan menyokong bisnis bioskop daerah?

● Horor merupakan genre yang paling efisien dan berpotensi cuan tinggi.● Genre inilah yang ternyata menopang kelangsungan bisnis bioskop di daerah.● Alhasil, deretan film terlaris na...

BPJS jutaan warga terputus: Tata kelola buruk korbankan pasien dan fasilitas kesehatan

● Pemerintah berjanji tetap melayani dan membiayai peserta BPJS PBI yang mendadak dinonaktifkan selama tiga bulan ke depan.● Buruknya tata kelola antarlembaga tidak bisa seketika menyelesa...