Asian Spectator

Men's Weekly

.

Kenapa kita harus makan tempe? Ahli jawab olahan tempe mana yang lebih baik untuk kesehatan

  • Written by Rino Putama, Multimedia Producer, The Conversation Indonesia
Kenapa kita harus makan tempe? Ahli jawab olahan tempe mana yang lebih baik untuk kesehatan

Tak hanya orang Indonesia, orang-orang dari luar Indonesia juga menyukai tempe. Makanan berbahan dasar kedelai ini sering dianggap sebagai makanan kelas bawah[1] dan dituduh sebagai penyebab hipertensi[2] jika terlalu banyak mengkonsumsinya.

Padahal, tempe juga diyakini merupakan salah satu makanan yang menyimpan segudang manfaat untuk kesehatan.

Tempe adalah produk makanan fermentasi tradisional berbahan kacang-kacangan, umumnya kedelai, yang ditumbuhi oleh jamur yang dikenal sebagai jamur tempe.[3]

Jamur tersebut memecah dan menyederhanakan struktur zat-zat kimia dalam kedelai sehingga lebih mudah diserap oleh tubuh.

Proses ini kemudian meningkatkan nilai nutrisi kedelai yang menjadikan tempe memiliki kandungan isoflavon atau merupakan senyawa fitokimia[4] yang ditemukan dalam tumbuhan.

Isoflavon sendiri dapat berfungsi untuk menurunkan kolestrol jahat, mengurangi resiko kanker, mencegah diare[5], dan menurunkan tekanan darah.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa zat gizi tempe lebih mudah dicerna[6], diserap, dan dimanfaatkan tubuh untuk meningkatkan imunitas dibandingkan dengan zat lain yang ada dalam kedelai.

Mutu gizi yang tinggi pada tempe, menjadikan tempe sebagai makanan fungsional dengan manfaat lebih dari sekadar sumber protein.

Untuk hidangan, tempe bisa disajikan dan diolah dengan cara digoreng, direbus, dan ditumis.

Tempe biasanya diolah dengan berbagai bumbu dan rempah untuk menambah cita rasa dan kelezatan. Olahan tempe memiliki banyak variasi dan kreativitas dalam penyajiannya, sehingga bisa menjadi alternatif makanan sehat dan bergizi dalam menu sehari-hari.

Untuk membahas sejarah, khasiat dan olahan tempe yang lebih baik untuk kesehatan, kami berbincang dengan dosen Fakultas Bioteknologi, Dionysius Subali dari Universitas Katolik Atma Jaya.

Simak videonya disini:

Tonton video-video seputar sains menarik lainnya hanya di channel YouTube dan TikTok The Conversation Indonesia, jangan lupa ikuti dan berlangganan sekarang juga!

Klik link dibawah ini:

YouTube The Conversation Indonesia[7]

TikTok The Conversation Indonesia[8]

References

  1. ^ dianggap sebagai makanan kelas bawah (www.bsn.go.id)
  2. ^ penyebab hipertensi (www.kompasiana.com)
  3. ^ jamur yang dikenal sebagai jamur tempe. (theconversation.com)
  4. ^ isoflavon atau merupakan senyawa fitokimia (repository.ipb.ac.id)
  5. ^ mencegah diare (theconversation.com)
  6. ^ zat gizi tempe lebih mudah dicerna (www.ncbi.nlm.nih.gov)
  7. ^ YouTube The Conversation Indonesia (www.youtube.com)
  8. ^ TikTok The Conversation Indonesia (www.tiktok.com)

Authors: Rino Putama, Multimedia Producer, The Conversation Indonesia

Read more https://theconversation.com/kenapa-kita-harus-makan-tempe-ahli-jawab-olahan-tempe-mana-yang-lebih-baik-untuk-kesehatan-206618

Magazine

Keracunan massal pada MBG: Akibat aturan keamanan pangan hanya formalitas?

● Keracunan akibat Makan Bergizi Gratis (MBG) tembus 20 ribu kasus sepanjang 2025.● Sekitar 11 ribu dapur MBG belum tersertifikasi dan mengabaikan standar keamanan pangan.● Situasi i...

Hobi ‘takeaway’ kopi? Awas gelas sekali pakai lepaskan ribuan partikel mikroplastik

Katerina Holmes/PexelsPukul 7.45 pagi. Kamu membeli kopi takeaway di kafe langganan, sembari menggenggam gelas hangat, menyeruput sedikit, lantas bergegas ke kantor.Kamu mungkin menganggap gelas itu ...

Bukan solusi tapi beban: Mengapa Prabowonomics justru berisiko terhadap perekonomian rakyat?

(ElKurnia8/Shutterstock)● Presiden Prabowo mengenalkan konsep ‘Prabowonomics’ yang diklaim bisa menumbuhkan ekonomi hingga 8%.● Lain di klaim, ‘Prabowonomics’ justr...