Asian Spectator

Times Advertising

Bandar antariksa Indonesia dibangun untuk luncurkan roket dan satelit, tapi ada 2 kendala

  • Written by Yaries Mahardika Putro, Lecturer in Air and Space Law, Universitas Surabaya
Bandar antariksa Indonesia dibangun untuk luncurkan roket dan satelit, tapi ada 2 kendalaUnsplash/SpaceX, CC BY

Indonesia sudah mengembangkan satelit antariksa sejak tahun 1963, hanya enam tahun sejak peluncuran Sputnik 1, satelit buatan pertama milik Uni Soviet, pada tahun 1957.

Awal tahun 1963, Indonesia membuat dan meluncurkan roket Sonda yang menjadi satelit pertama yang diluncurkan di Asia Tenggara, dan kedua di Asia, setelah...

Magazine

Krisis ojol: Promo selalu mencekik pengemudi, jam-jam padat malah bikin rugi

● Masyarakat makin sering mengeluhkan langkanya ojol di waktu-waktu tertentu.● Padahal seharusnya upah yang didapat para ojol meningkat jika melihat meroketnya tarif yang dibebankan kepada...

Benarkah sering ejakulasi bisa kurangi risiko kanker prostat? Jawabannya tidak sesederhana itu

Kanker prostat menempati urutan kedua global sebagai jenis kanker paling banyak didiagnosis pada laki-laki, setelah kanker paru-paru. Di Inggris, kanker prostat merupakan kanker yang paling umum diala...

Jejak pengetahuan astronomi Nusantara sejak lebih dari 1000 tahun lalu: Dari candi hingga prasasti kuno

● Astronomi Indonesia telah berkembang sejak abad ke-7 dan ke-8 Masehi, jauh sebelum Observatorium Bosscha berdiri pada 1920.● Pendekatan astro-arkeologi mengungkap bahwa orientasi candi e...