Asian Spectator

Times Advertising

Tragedi Stadion Kanjuruhan: kenapa dan bagaimana _stampede_ menelan begitu banyak korban setelah kompetisi sepak bola?

  • Written by Jonatan A Lassa, Senior Lecturer, Humanitarian Emergency and Disaster Management, College of Indigenous Futures, Arts and Society, Charles Darwin University
Tragedi Stadion Kanjuruhan: kenapa dan bagaimana _stampede_ menelan begitu banyak korban setelah kompetisi sepak bola?Aparat keamanan menembakkan gas air mata untuk menghalau suporter yang masuk lapangan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema dan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, 1 Oktober 2022. ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

Tragedi kematian 131 orang, termasuk 33 anak, akibat ‘kerusuhan’ sesaat setelah kompetisi sepak bola di...

Magazine

Bisik terakhir gumuk pasir Kebumen, terancam lenyap oleh proyek tambak udang

● Gumuk pasir Kebumen terancam ekspansi tambak udang yang merusak bentuk serta fungsi alaminya.● Padahal nilai ekonomi gumuk pasir lebih tinggi dan berkelanjutan dibanding tambak udang. ...

Riset: Orang individualis justru punya kecenderungan lebih besar ikut aksi kolektif

Aksi demo mahasiswa di Jalan Merdeka Barat, Jakarta, pada 11 Maret 2025. Wulandari Wulandari/Shutterstock● Riset menunjukkan bahwa orang individualis lebih aktif ikut aksi kolektif.● Ambis...

Koruptor tak cukup hanya dipenjara, uang rakyat harus dikembalikan

Ilustrasi uang kotor dan borgol yang mencerminkan korupsi di Indonesia.Maxim Vasiliev/Shutterstock● Hukum di Indonesia lebih fokus ke memenjarakan koruptor, padahal pengembalian uang negara juga...

hacklink hack forum hacklink film izle hacklink testjetbahisslot gacortaraftarium24tipobetjetbahisdeneme bonusu veren sitelerinterbahisivermectin tabletiptv satın aliptv satın alcasibomz-librarygalabettaraftarium24padişahbetgalabet girişbetciosavoycasinosavoycasinosavoycasinosavoycasinosavoycasinoagb99holiganbetholiganbetjojobetsahabetjojobetmeritkingjojobet