Asian Spectator

Men's Weekly

.

Misteri dalam prasasti: Bagaimana perangkat lunak beralgoritma ‘membaca’ batu Singapura

  • Written by Francesco Perono Cacciafoco, Associate Professor in Linguistics, Xi'an Jiaotong-Liverpool University
Misteri dalam prasasti: Bagaimana perangkat lunak beralgoritma ‘membaca’ batu SingapuraBatu Singapura yang masih menyisakan teka-teki hingga kini.wikipedia.org, CC BY

● Perangkat lunak ‘Read-y Grammarian’ menggunakan algoritma komputasi untuk merekonstruksi teks pada batu Singapura.

● Batu Singapura masih menjadi teka-teki besar karena aksaranya unik dan tidak cocok dengan sistem penulisan mana pun.

●...

Magazine

Bukan solusi tapi beban: Mengapa Prabowonomics justru berisiko terhadap perekonomian rakyat?

(ElKurnia8/Shutterstock)● Presiden Prabowo mengenalkan konsep ‘Prabowonomics’ yang diklaim bisa menumbuhkan ekonomi hingga 8%.● Lain di klaim, ‘Prabowonomics’ justr...

Kenapa nilai zakat Indonesia masih rendah meski pembayaran zakat digital sudah di mana-mana?

● Potensi zakat nasional tembus ratusan triliun.● Dana sebesar itu bisa jadi dana segar pembangunan dan pengentasan kemiskinan nasional.● Pembayaran online ternyata tak mendongkrak p...

‘Lebaran blues’ dan rasa kehilangan: Bagaimana momen hari raya bisa memicu duka

Tampak belakang seorang perempuan mengenakan pakaian salat duduk di kursi roda pada perayaan Idulfitri.Creativa Images/Shutterstock● Bagi mereka yang sedang berduka, hari raya dapat membuat rasa...