Asian Spectator

Men's Weekly

.

Bagaimana caranya membasmi budaya toksik dalam _e-sports_?

  • Written by Amanda Cote, Assistant Professor of Media Studies/Game Studies, University of Oregon
Bagaimana caranya membasmi budaya toksik dalam _e-sports_?Suatu tim _gaming_ tingkat perguruan tinggi di AS berlatih bermain League of Legends.(AP Photo/M. Spencer Green)

Dalam kehidupan sehari-hari, kita kemungkinan jarang mendengar orang berteriak kepada kita, “Sana balik ke dapur dan masak aja!” Tapi jika kamu adalah seorang perempuan yang bermain online game, ungkapan semacam ini –...

Magazine

Bea parkir digabung ke pajak STNK: Praktis tapi berisiko merugikan

● Pemerintah sempat mewacanakan pajak STNK digabung dengan biaya parkir setahun.● Tarif yang ditawarkan tergolong murah, mulai dari Rp2 ribu per hari.● Tanpa persiapan yang baik, wac...

Trik ‘marketing’ jitu Denny Caknan meneruskan Didi Kempot memopulerkan musik Jawa

● Stigma musik Jawa yang dulu dikenal “katrok” agaknya sudah berubah.● Ketika legenda musik Jawa Didi Kempot berpulang, banyak yang memprediksi takkan ada regenerasi.● Po...

Menelusuri jejak pesut, mamalia air penjaga wilayah pesisir Riau

Pernah dengar tentang pesut yang dikenal dengan nama ilmiah Orcaella brevirostris?Spesies ini kini menjadi perhatian serius para konservasionis karena sudah berstatus terancam punah, lokasi keberadaan...